Cerita Soffell

Waspada Serangan Nyamuk DBD pada Ibu Hamil

Soffell - Demam berdarah atau DBD menjadi penyakit yang sangat rawan terjadi kepada semua orang. Mau pria, wanita, tua, muda, semua bisa tertular tak terkecuali orang yang sedang hamil. Riskan orang hamil terkena demam berdarah lebih mengkhawatirkan sebab bisa memengaruhi ibu dan bayinya.

Oleh karena itu, kita perlu waspada dan perlu bertindak untuk mencegah penularan. Dan ini penting, apalagi kalau di rumah ada ibu hamil. Pencegahan perlu dilakukan, untuk menghindari nyamuk DBD berkembang biak dan bertambah banyak.

Supaya kalian tidak menyepelekan risiko yang diakibatkan penyakit demam berdarah kepada ibu dan anak yang ada di dalam kandungan. Maka waspadai serangan nyamuk DBD pada ibu hamil, seperti berikut ini.

Waspada Serangan Nyamuk DBD pada Ibu Hamil

Efek kepada Ibu Hamil

Demam dengue atau sebutannya demam berdarah (DBD) merupakan penyakit yang ditularkan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albocpictus. Kedua nyamuk ini menularkan virus dengue melalui jarum yang digunakan untuk menghisap darah kita. Prosesnya, virus ini ikut darah mengalir ke tubuh dan menyebar hingga menimbulkan gangguan pada kesehatan.

Sedangkan risiko yang dihasilkan kepada ibu hamil, virus dengue bisa menimbulkan bahaya yang perlu diwaspadai. Bahaya ini akan mengintai ibu hamil dari masa kehamilan hingga melahirkan. Diantara bahaya ini mampu menimbulkan komplikasi kehamilan dengan beberapa risiko, seperti.

1.          Preeklampsia

2.          Prematur

3.          Sulit melahirkan dan jalan satu-satunya adalah bedah Caesar

4.          Sangat berisiko terjadi perdarahan

Dengan adanya risiko ini, kita harus mewaspadai dan memperhatikan lingkungan terhindar dari nyamuk ini. Sudah pasti beberapa hal seperti di atas sangat berbahaya jika tidak segera ditangani dokter.

Selain itu, kita juga perlu mengetahui cara penanggulangan dan habitat yang disukai dari nyamuk ini. Sebab dengan mengetahui hal itu, setidaknya lingkungan sekitar jadi terhindar dari para nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albocpictus.

Efek kepada Bayi

Selain menjangkit si ibu, virus demam berdarah juga bisa menular hingga ke janin yang ada di dalam kandungan. Dengan terinveksinya ibu janin dengan virus dengue , secara otomatis bayi di dalam kandungan berisiko terkena.

DBD memang sangat berbahaya untuk ibu dan janin di dalam kandungan tersebut. Terjangkitnya ibu sudah pasti membuat janin tertular dan berisiko saat di dalam kandungan maupun mau proses persalinan. Dan diantara risiko besar yang bisa diakibatkan terkenanya ibu dan janin adalah meninggal (stillbirth), prematur, keguguran, dan berat badan rendah (bayi).

Hal itu tentu sangat mengkhawatirkan untuk keduanya, di mana sama mempunyai risiko besar dan berakibat kematian. Dengan mengetahui risiko-risiko ini, semoga kalian tetap waspada terhadap bahaya besar yang mengintai.

Selalu pantau keadaan lingkungan anda, dan cari tau cara penanggulangan dan membasmi nyamuk tersebut. Kalau sudah terjangkit, segera periksa ke dokter, untuk mendapat penanganan cepat dan terhindar dari risiko tersebut.

Supaya keluarga terhindar dari nyamuk DBD terutama untuk ibu hamil, bisa menggunakan Soffell Lotion anti nyamuk yang aman digunakan dan terbukti ampuh melindungi kulit dari nyamuk. Terbuat dari kandungan bunga geranium yang tidak berbahaya untuk kulit dan harum.