Cerita Soffell

Tips Mengolah Makanan Sehat untuk Buah Hati

Soffell - Mempersiapkan makanan untuk si buah hati, khususnya saat memasuki Makanan Pendamping ASI atau MPASI sering kali membuat para ibunda merasa deg-degan. Alasannya tentu merasa takut dan khawatirk jika anak mengalami alergi atau menolak makanan yang diberikan. Dalam memberikan makanan MPASI kepada si kecil memang tidak boleh sembarangan.

Jika asal memberikannya maka dapat berakibat buruk bagi si kecil. Misalnya membuat si kecil diare, sembelit, atau yang lainnya. Supaya rasa deg-degan yang Anda rasakan tersebut tidak lagi dirasakan, maka para Bunda wajib mengetahui langkah yang tepat dalam mempersiapkan MPASI bergizi dan benar. Berikut ini tips yang bisa diikuti:


Perhatikan Waktu Memasak

Anda harus memperhatikan waktu memasak, karena untuk makanan yang dikukus menjadi cara terbaik agar mempertahankan kandungan nutrisi yang terdapat pada makanan MPASI. Meskipun Anda memasaknya dengan cara direbus, namun jangan lupa tetap memperhatikan suhu, waktu, serta jumlah air yang digunakan dalam merebus bahan makanan untuk MPASI.

Misalnya jika merebus sayuran, jangan memasak dengan suhu terlalu tinggi dengan jumlah air yang terlalu banyak. Alasannya karena hal demikian bisa menghilangkan nutrisi yang ada pada sayuran. Hal ini penting diperhatikan agar makanan yang dikonsumsi anak tetap bergizi dan bernutrisi.

Cuci di Air Mengalir

Proses pencucian bahan-bahan makanan yang digunakan untuk pembuatan MPASI wajib diperhatikan, yaitu gunakan air mengalir. Selain itu proses pemotongan juga harus benar agar kandungan vitaminnya tidak berkurang. Saat merendam buah dan sayur maka akan menjadikan nutrisi yang ada di dalam nya hilang.

Terutama untuk buah maupun sayur yang mempunyai kandungan vitamin C. Sehingga jangan merendamnya, namun langsung cuci di bawah air mengalir saja.

Haluskan Secara Manual

Sebagian orangtua memang seringkali menggunakan blender untuk dijadikan sebagai cara paling praktis dalam mempersiapkan MPASI agar lebih lembut. Namun ternyata makanan yang diblender justru mengurangi gizi pada makanan, termasuk kandungan vitamin yang terdapat di dalam makanan.

Hal ini dikarenakan putaran pisau blender dapat menghasilkan panas, sehingga menguraikan zat gizi makanan yang mengandung vitamin. Sebaiknya haluskan makanan menggunakan cara manual yaitu dengan menggunakan sendok atau cobek khusus.

Perhatikan Tingkat Kehalusan

Saat awal pemberian ASI, maka harus memperhatikan tekstur dari makanan yang diberikan. Pastikan bahwa tekstur makanan tersebut benar-benar halus supaya si kecil dapat menerima makanan dengan mudah. Bayi yang masih berusia 6 hingga 8 bulan masih membutuhkan MPASI dengan tekstur yang halus dan lembut.

Untuk bisa mendapatkan makanann dengan tekstur yang lembut dan halus secara sempurna, maka harus disaring terlebih dahulu supaya anak lebih mudah melumatnya. Pada saat si kecil sudah memasuki usia 9 bulan ke atas maka pembuatan MPASI sudah bisa dengan tekstur yang sedikit kasar supaya anak tidak malas untuk mengunyah pada saat sudah beranjak besar nanti.

Mengetahui Aturan Mengolahnya

Sebelum membuat MPASI maka harus mengetahui terlebih dahulu bagaimana peraturan dalam mengolahnya. Beberapa buah, sayuran, ataupun makanan lainnya mempunyai aturan masing-masing dalam pengolahannya. Sehingga supaya tidak salah dalam mengolahnya cari tahu terlebih dahulu bagaimana proses pengolahan sayur maupun buah yang hendak Anda gunakan.

Mempersiapkan makanan sehat untuk buah hati harus dimulai dari pertama kali Bunda memberikan makanan pendamping ASI atau MPASI. Hal ini bertujuan supaya segala kebutuhan vitamin dan nutrisi yang dibutuhkan bayi bisa terpenuhi dengan sempurna. Membiasakan anak mengkonsumsi makanan gizi sejak dini juga bisa membantu si kecil supaya terbiasa dengan makanan sehat dan bergizi.