Cerita Soffell

Penyebab Rumah Banyak Nyamuk Padahal Sudah Dibersihkan

Soffell - Nyamuk menjadi jenis serangga yang sangat akrab dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Baik pada musim panas atau pun musim hujan, serangga kecil penyebab gatal dan menularkan penyakit ini tidak ada hentinya untuk mengganggu aktivitas manusia. Meski sudah berusaha maksimal untuk membersihkan rumah, tetap saja nyamuk-nyamuk berkeliaran di dalam rumah dengan bebasnya. Akibatnya, aktivitas jadi terganggu karena bisingnya suara nyamuk sekaligus gatalnya bekas gigitannya. Lantas, sebenarnya hal apa saja yang menyebabkan nyamuk betah tingal di rumah meski sudah dibersihkan?

Ini Dia, 5 Penyebab di Rumah Banyak Nyamuk Meskipun Sudah Dibersihkan

1. Banyak tumpukan barang

Perlu diketahui bahwa nyamuk sangat suka bersembunyi di area yang lembap dan gelap. Sela-sela tumpukan barang merupakan salah satu tempat bagi nyamuk untuk berlindung dari obat pembasmi serangga yang Kamu berikan. Inilah alasan kenapa masih banyak nyamuk meskipun sudah menggunakan obat nyamuk.

Untuk menghindari hal ini, sebaiknya usahakan agar tidak menumpuk barang terlalu banyak di dalam rumah. Jika terpaksa harus menumpuk barang-barang tersebut, sebaiknya letakkan tidak dekat dari ruangan yang sering dipakai untuk beraktivitas.

2. Banyak baju menggantung di belakang lemari

Punya kebiasaan menggantung baju di belakang lemari? Ternyata, kebiasaan ini bisa menarik nyamuk untuk bersarang di sela-sela gantungan baju tersebut. Tumpukan baju di belakang lemari akan memberikan suasana yang lembap dan gelap. Akibatnya, nyamuk menjadi tertarik untuk bersembunyi di sana. Oleh karena itu, sebaiknya mulai kurangi kebiasaan ini. Saat menggunakan obat pembasmi nyamuk, sebaiknya kibas-kibaskan pakaian yang tergantung agar bisa mengusir nyamuk di dalamnya.

3. Sirkulasi udara yang kurang lancar

Perlu diketahui bahwa nyamuk sangat suka berada di lingkungan yang udaranya panas dan lembap. Jika sirkulasi udara di dalam rumah kurang lancar, maka hal ini akan membuat nyamuk betah berada di rumah. Solusinya adalah dengan memperbaiki sirkulasi udara tersebut.

4. Banyak genangan air di dalam rumah

Genangan air menjadi spot yang paling disukai oleh nyamuk. Spot ini digunakan oleh nyamuk untuk berkembangbiak dan memperbanyak populasinya. Tanpa kita sadari, genangan air sekecil apa pun yang ada di dalam rumah bisa menjadi media bagi nyamuk untuk bertelur. Contohnya adalah vas bunga yang ada airnya, tempat minum hewan peliharaan, hingga tempat menampung air kulkas. Meski jumlah airnya tidak begitu banyak, namun genangan air tersebut tetap bisa menjadi tempat bagi larva nyamuk untuk berkembang menjadi nyamuk dewasa.

5. Ruangan di rumah tidak terkena sinar matahari

Kurangnya cahaya matahari yang mengenai sebuah ruangan, akan membuat ruangan tersebut menjadi lembap dan dingin. Nah, tempat yang lembap merupakan kriteria tempat yang disukai nyamuk untuk mulai bersarang dan berkembangbiak. Sebaiknya, sesekali biarkan cahaya matahari masuk ke dalam ruangan-ruangan di rumah. Lakukan hal ini secara rutin agar ruangan tersebut tidak menjadi sarang nyamuk.

Itulah beberapa penyebab masih banyak nyamuk di rumah meskipun Kamu sudah membersihkannya. Membiarkan tanaman liar tumbuh di halaman rumah juga bisa menjadi penyebab semakin banyaknya nyamuk yang masuk ke dalam rumah. Oleh karena itu, sebaiknya jangan lupa pula untuk membersihkan lingkungan di sekitar rumah agar bersih dan bebas dari sarang nyamuk.

Jangan lupa untuk selalu menggunakan Soffell lotion anti nyamuk yang memiliki kandungan dan aroma khas yang tidak disukai nyamuk sehingga kulit tubuh terlindungi dari gigitan nyamuk. Soffell tersedia dalam kemasan botol dan saset yang praktis untuk dibawa kemanapun kamu pergi.