Cerita Soffell

Musim Hujan Telah Tiba, Waspada Demam Berdarah Mengintai

Soffell - Setiap kali musim hujan tiba, masyarakat memang perlu lebih waspada. Pasalnya, ada beberapa penyakit yang biasanya lebih sering muncul saat musim hujan. Nah, salah satu penyakit paling banyak mengintai masyarakat di musim hujan adalah demam berdarah. Penyakit yang disebabkan oleh nyamuk jenis Aedes aegypti ini memang cukup meresahkan saat memasuki musim hujan. Oleh karena itu, masyarakat harus lebih waspada dengan mempersiapkan diri agar terhindar dari penularan penyakit demam berdarah. Lantas, hal apa saja yang perlu dilakukan untuk mencegah penyakit demam berdarah?

Cara Mencegah Penularan Demam Berdarah di Musim Hujan

1. Rutin menguras tempat penampungan air

Seperti yang kita tahu bahwa genangan air merupakan media kesukaan nyamuk untuk bersarang sekaligus berkembangbiak. Oleh karena itu, pastikan Kamu selalu menguras tempat penampungan air secara rutin. Tujuannya adalah supaya tempat penampungan air tersebut selalu bersih dan terhindar dari larva nyamuk. Pastikan bahwa tidak ada bak air yang mengandung jentik-jentik. Dengan begitu, maka populasi nyamuk tidak semakin berkembang pesat.

2. Kubur barang bekas tak terpakai

Biasanya, ada banyak barang bekas di sekitar rumah yang berserakan. Bukan hanya mengganggu pemandangan, barang bekas tersebut juga bisa menampung air saat hujan turun. Tanpa disadari, genangan air di barang bekas tersebut bisa dimanfaatkan oleh nyamuk untuk bertelur. Maka dari itu, pastikan tidak ada barang bekas di sekitar rumah yang menampung air. Agar lebih aman, sebaiknya kumpulkan barang-barang bekas tersebut, kemudian dikubur agar tidak menjadi media bagi nyamuk untuk memperbanyak populasi.

3. Bersihkan area yang menjadi sarang nyamuk

Beberapa tempat yang ada di dalam maupun luar rumah bisa menjadi sarang nyamuk tanpa kita sadari. Misalnya adalah rumput-rumput panjang di belakang rumah. Saat hujan turun, rerumputan tersebut biasanya akan menggenang air yang kemudian dimanfaatkan oleh nyamuk untuk berkembang biak. Tempat sampah yang berisi air, vas bunga yang terisi air, tempat makan hewan, dan beberapa benda lain yang bisa menampung air juga merupakan sarang favorit bagi nyamuk.

Selain itu, mainan anak yang menumpuk, kolong tempat tidur, belakang lemari, dan pakaian yang menggantung juga menjadi tempat favorit bagi nyamuk untuk bersarang karena lembap. Oleh karena itu, sebaiknya Kamu lebih memperhatikan kebersihan tempat tersebut, jangan biarkan pakaian yang tergantung di belakang lemari menumpuk, dan membersihkan beberapa area yang mungkin menjadi sarang nyamuk.

4. Basmi nyamuk dengan cara alami

Selain menjaga kebersihan lingkungan, nyamuk juga bisa dibasmi dengan cara alami. Salah satunya adalah dengan menanam tanaman yang dikenal ampuh untuk mengusir nyamuk. Beberapa diantaranya adalah tanaman lavender, serai wangi, dan masih banyak lagi. Selain bisa mengusir nyamuk, tanaman tersebut sekaligus bisa mempercantik lingkungan rumah dan semakin sejuk.

Membasmi nyamuk dengan cara alami juga bisa dilakukan dengan memelihara ikan. Ikan-ikan yang dipelihara di rumah akan membantu memakan nyamuk dan larvanya. Dengan begitu, maka populasi nyamuk bisa semakin berkurang.

5. Gunakan Soffell Lotion Anti Nyamuk

Supaya kulit tubuh terhindar dari gigitan nyamuk maka selalu gunakan Soffell lotion anti nyamuk, khususnya pada pagi dan sore hari dimana waktu rawan nyamuk keluar. Soffell tersedia dalam kemasan saset dan botol yang mudah dibawa kemanapun dan kapanpun.

Nah, itu dia beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah penularan demam berdarah ketika memasuki musim hujan. Jika diperlukan, sebaiknya pasang kawat anti nyamuk di ventilasi rumah. Memasang kelambu tempat tidur juga disarankan jika ingin lebih nyaman saat tidur tanpa gangguan gigitan nyamuk.