Cerita Soffell

Ini yang Tidak Boleh Dilakukan oleh Penderita DBD

Soffell - Demam Berdarah Dengue atau DBD merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue yang dibawa oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aeges albopictus. Kondisi ini membuat kadar trombosit dalam darah yang normalnya 150.000/ml hingga 450.000/ml menjadi turun bahkan di bawah 150.000/ml. Hal ini akan lebih parah jika penderita masih melakukan hal-hal yang bisa memicu keparahannya. Lalu, apa saja yang sebenarnya tak boleh dilakukan oleh para penderita DBD?

1.     Tidak Mau Minum Karena Merasa Tidak Haus

Hal yang sering dilakukan oleh pasien DBD adalah malas minum karena merasa tidak haus. Padahal penderita DBD itu tidak boleh sampai dehidrasi sehingga harus minum yang banyak minimal 2 liter per hari. Bahkan harus lebih pada kondisi tertentu.

Penderita DBD sangat rentan mengalami dehidrasi sehingga harus minum yang banyak. Bahkan, dokter akan meresepkan cairan infus khusus agar pasien terhidrasi. Selain itu, pasien juga bisa minum carian elektrolit agar keseimbangan cairan tetap terjaga.

2.     Melakukan Kegiatan yang Memicu Perdarahan

Karena DBD ini merupakan kondisi tubuh yang kekurangan trombosit maka sebaiknya pasien tidak boleh melakukan kegiatan yang memicu perdarahan. Mengapa demikian? Trombosit merupakan kepingan darah yang memiliki fungsi untuk melakukan pembekuan darah ketika terjadi luka.

Nah, jika penderita berdarah maka trombosit yang sedikit jumlahnya ini tetap harus melakukan pembekuan darah. Alhasil jumlahnya menjadi semakin berkurang dan tentunya akan memperparah gejala penyakit DBD ini.

Contoh kegiatan yang memicu perdarahan adalah menyikat gigi terlalu keras sehingga mengeluarkan darah. Jadi, sebaiknya penderita DBD menggunakan sikat gigi yang halus agar lebih aman.

3.     Minum Obat-obatan yang Tidak Diresepkan Dokter

Karena gejala yang ditimbulkan akibat DBD ini sangat beragam dan bisa memberat maka ada banyak penderita yang abai dengan penggunaan obat. Tak jarang mereka memilih untuk membeli obat sendiri di apotek atau bahkan membeli obat warung. Hal ini sangat membahayakan karena beberapa obat mungkin akan mengurangi gejala namun memperparah DBD itu sendiri.

Misalnya saja adalah ibuprofen yang dikenal sebagai obat nyeri dan bisa ditemukan di apotek terdekat. Ibuprofen sering diminum saat penderita mengalami gejala demam, sakit kepala atau pusing. Padahal, ibuprofen sendiri masuk ke dalam golongan obat yang meningkatkan terjadinya perdarahan. Oleh karena itu, sebaiknya jangan sembarangan menggunakan obat saat DBD.

4.     Makan Makanan Pemicu Inflamasi seperti Makanan Mengandung Gula dan Berlemak

Sekarang kita masuk ke bab makanan yang mana sering kali dilanggar oleh paras pasien DBD. Bagaimana tidak? yang dilarang adalah makanan yang rasanya “enak” seperti manakan yang mengandung gula dan berlemak. Walaupun beberapa penderita sebenarnya kehilangan kemampuan indra pengecapnya.

Ya, makanan manis dan berlemak ini memiliki sifat yang memicu inflamasi atau peradangan. Tentu saja, jika tubuh mengalami peradangan maka respons tubuh adalah demam dan membuat gejala makin berat.

Selain itu, gula bisa mengganggu kekebalan tubuh sehingga pemulihan akan berangsur sangat lama. Sedangkan makanan berlemak mengandung kolesterol tinggi yang mengganggu kelancaran trombosit. Tapi, kamu masih boleh minum jus jambu biji tanpa gula karena bagus untuk menaikkan kadar trombosit.

Itu dia beberapa hal yang tak boleh dilakukan oleh para penderita DBD. Jadi, jika kamu atau ada orang terdekat yang mengalaminya maka harus memperhatikan poin-poin di atas. Semoga informasi di atas bisa menambahkan wawasan mengenai penyakit dan semoga kita semua diberikan kesehatan selalu.

Penyakit DBD yang di sebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti memang sangat berbahaya. Oleh karena itu lebih baik mencegah dengan cara gunakan lotion anti nyamuk dari Soffell pada pagi, sore dan malam hari. Selain itu Soffell sangat aman untuk kulit tubuh, dan tersedia dalam berbagai varian aroma yang wangi. Dan juga Soffell tersedia dalam kemasan botol dan saset sehingga mudah dibawa kemana-mana.