Cerita Soffell

Beberapa Titik di Halaman yang Kerap Menjadi Sarang Nyamuk

Soffell - Nyamuk bisa dikatakan sebagai serangga paling mengganggu aktivitas manusia. Bukan hanya di rumah saja, nyamuk juga seringkali ditemui di tempat lainnya, seperti di kantor maupun di sekolah. Selain akan membuat kulit terasa gatal dan bentol-bentol, gigitan nyamuk juga berbahaya karena bisa menularkan penyakit malaria atau demam berdarah. Oleh karena itu, nyamuk harus diberantas agar tidak mengganggu aktivitas.

Nah, salah satu area yang wajib dibersihkan untuk memberantas nyamuk adalah halaman rumah. Sayangnya, banyak yang tidak menyadari bahwa halaman rumah merupakan tempat yang paling banyak digunakan oleh nyamuk untuk bersembunyi dan berkembangbiak. Lantas, titik mana saja yang kerap menjadi sarang nyamuk di halaman rumah?

Inilah 5 Titik di Halaman Rumah yang Menjadi Sarang Nyamuk

1. Alas Pot Tanaman

Biasanya, ibu rumah tangga sangat suka merawat tanaman di halaman rumahnya. Tanpa disadari, genangan air yang terdapat pada alas pot tanaman sering dimanfaatkan oleh nyamuk untuk bertelur. Apalagi jika genangan air pada alas pot tersebut jarang diganti, misalnya untuk tanaman yang berada di dalam ruangan. Sementara tanaman yang ada di luar rumah biasanya lebih sering tergantikan oleh air hujan.

2. Tong Sampah

Tempat sampah yang ada di halaman rumah biasanya kurang diperhatikan kebersihannya. Padahal, tong sampah tersebut juga bisa menjadi tempat bagi nyamuk untuk bersembunyi. Apalagi jika tong sampah tersebut tidak memiliki tutup yang akan menyebabkan air hujan masuk ke dalamnya. Oleh karena itu, pastikan tempat sampah selalu dalam keadaan tertutup rapat dan buatlah lubang kecil di bagian bawahnya. Tujuannya adalah supaya air hujan yang masuk bisa keluar dan tempat sampah bebas dari genangan air hujan.

3. Bak Mandi Burung

Bagi keluarga yang memelihara burung, biasanya meletakkan bak mandi burung pada halaman belakang rumah. Tanpa disadari, bak mandi burung yang dibiarkan begitu saja bisa digunakan oleh nyamuk untuk bersarang dan berkembangbiak. Oleh karena itu, pastikan untuk rutin membersihkan bak mandi brung tersebut dengan cara menggosok dan membilas permukaannya. Lakukan hal ini minimal seminggu sekali agar bisa membunuh larva dan telur nyamuk.

4. Ayunan Ban

Siapa sangka jika ayunan ban yang digantung menggunakan tali pada cabang pohon juga bisa menjadi tempat bagi nyamuk untuk berkembangbiak. Saat hujan turun, ayunan ban tersebut akan menjadi tempat genangan air yang selanjutnya menjadi sarang nyamuk. Untuk mengatasi hal ini, sebaiknya buatlah lubang di bagian bawah ban. Tujuannya adalah supaya air hujan yang masuk ke ban tersebut bisa mengalir dan habis.

5. Tumpukan Barang Bekas

Biasanya, banyak orang yang meletakkan barang-barang bekas di halaman belakang rumah. Ketika turun hujan, barang-barang bekas tersebut akan menggenang air. Spot genangan air inilah yang sangat disukai oleh nyamuk untuk bersarang dan berkembangbiak. Oleh karena itu, pastikan untuk menyimpan barang bekas di tempat yang tidak terkena air hujan. Jangan sampai barang-barang bekas tersebut menjadi tempat genangan air.

Itulah beberapa titik yang paling sering menjadi genangan air yang digunakan oleh nyamuk untuk bersarang. Selain itu, nyamuk juga seringkali bersarang di spot yang mengandung air lainnya seperti talang air yang tersumbat, tempat makan hewan peliharaan, ember bekas, dan titik lainnya yang berair.

Nah, supaya keluarga terhindar dari serangan nyamuk saat bermain di halaman gunakan selalu Soffell lotion anti nyamuk yang sudah terbukti ampuh melindungi kulit dari gigitan nyamuk. Selain itu, Soffell juga tersedia dalam beberapa varian aroma yang membuat kulit jadi lebih wangi.