Cerita Soffell

Waspada Chikungunya yang Dapat Menyerang Siapa Saja
Soffell - Musim Pancaroba merupakan waktu di mana nyamuk mulai berkembang biak dengan pesat. Tidak dapat dipungkiri hewan penghisap darah ini sangat merugikan bagi siapa saja yang digigitnya. Karena banyak sekali penyakit yang dibawanya, terutama Chikungunya. Oleh sebab itu Anda perlu waspada chikungunya yang dapat menyerang siapa saja tanpa memandang usia.

 

Chikungunya merupakan sebuah penyakt yang sangat berbahaya bagi sejumlah orang. Penyakit ini sering disebarkan dengan perantara nyamuk demam berdarah, yakni Aedes Aegypti. Gejala yang sering timbul saat orang terjangkit penyakit ini adalah nyeri sendiri yang disertai demam yang cukup tingg. Berikut informasi mengenai penyakit chikungunya dan juga cara pencegahannya:

 

Penyebab Penyakit

 

Aedes Aegypti merupakan nyamuk yang sangat dihindari oleh orang-orang karena diketahui membawa penyakit demam berdarah yang sangat mematikan. Selain itu, nyamuk ini juga dapat menyebabkan orang terkena penyakit Chikungunya. Kebiasaan dari serangga ini yakni beraktifitas pada siang hari hingga menjelang malam.

 

Virus yang membawa Chikungunya dikenal dengan Togaviridae yang berbeda dengan virus dari demam berdarah. Kebanyakan hewan ini hidup di daerah tropis. Gejala yang ditimbulkan oleh penyakit ini terjadi sekitar 2 hingga 12 hari, tergantung dari kondisi sang penderita setelah digigit.

 

Gejala yang terjadi

 

Virus yang telah ditanamkan dalam tubuh seseorang, nantinya akan berkembang biak secara besar-besaran. Bahkan virus ini dapat hidup dalam inangnya tanpa memandang usia sang penderita. Gejala awal yang timbul adalah penderita akan mengalami demam selama 5 hari. Oleh sebab itu penyakit ini sering dinamakan demam 5 hari. Umumnya demam yang terjadi pada penderita akan bersamaan dengan munculnya ruam, mual, sakit kepala, nyeri otot maupun sendi.

 

Nyerinya pada persendian merupakan gejala yang paling sering muncul bersama demam dibanding dengan gejala lainnya. Bahkan ada yang mengatakan nyeri persendian tersebut adalah flu tulang. Selain itu, nyeri sendi itu akan menyebabnya lemahnya tubuh dan beberapa penyakit kronis lainnya bermunculan. Akan tetapi, terjadi sebuah kasus di mana penderita hanya mengalami gejala ringan saja dan tidak menunjukkan sebuah penyakit chikungunya. Walaupun penyakit ini tidak menyebabkan kematian, namun gejala-gejala di atas sangatlah membuat tubuh akan menjadi lemah.

 

Pengobatan

 

Chikungunya merupakan sebuah penyakit yang dapat sembuh dengan sendirinya. Akan tetapi, hal itu sangatlah jarang terjadi terutama pada orang-orang yang berusia lanjut. Bila Anda sudah diidentifikasi terkena penyakit ini segera lakukan tindakan awal, yakni pemberian obat analgesik optimal, antipiretik, dan pemberian cairan infus.

 

Selain itu, Anda juga harus beristirahat total untuk meningkatkan antibodi dalam tubuh. Tidak boleh ketinggalan juga perbanyak minum air putih untuk menghindari dehidrasi. Saat demam, segera konsumsi paracetamol. Bila gejala-gejala tersebut tidak kunjung hilang, segera lakukan pemeriksaan ke rumah sakit terdekat.

 

Pencegahan

 

Mencegah terjangkitnya penyakit chikungunya terlebih dahulu akan lebih baik daripada harus terkena. Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah penyakit datang menghampiri.

 

Pertama, Anda harus rajin membersihkan rumah dengan teratur. Karena nyamuk akan sangat banyak saat rumah dalam keadaan tidak terawat. Ada baiknya untuk menutup semua tempat perkembangbiakan nyamuk demam berdarah tersebut dari bak mandi dan tempat penampungan air lainnya. Lebih baik kalau sering menguras tempat-tempat terebut secara rutin agar jentik-jentik nyamuk hilang.

 

Kedua, mencegah dan berusaha agar tidak tergigit oleh nyamuk berbahaya ini. Berbagai macam cara dapat Anda terapkan, seperti menggunakan obat nyamuk terutama di siang hari, mengenakan pakaian yang menutup kulit tubuh, menggunakan beberapa lotion atau penangkal nyamuk lainnya pada bagian tubuh yang sering digigit oleh nyamuk. Serta gunakan sebuah jaring yang khusus untuk melindungi bayi dari gigitan hewan penghisap darah tersebut karena pada saat tidur, anak kecil tidak dapat melindungi dirinya dengan benar.

 

Pastinya penyakit Chikungunya yang diakibatkan oleh nyamuk Aedes Aegypti ini masih mampu untuk dihindari dengan cara hidup sehat. Anda harus selalu waspada karena Chikungunya yang dapat menyerang siapa saja, terutama para balita.

 

Selain itu, untuk melindungi kulit dari gigitan nyamuk maka selalu gunakan lotion anti nyamuk Soffell dengan aroma khas yang tidak disukai nyamuk. Pakai soffell pada waktu rawan nyamuk yaitu pagi, sore dan malam hari.