Cerita Soffell

Perbedaan Gejala DBD dengan Penyakit Tipes

Soffell - Penyakit DBD dan tipes merupakan penyakit yang begitu menurunkan daya tahan tubuh manusia. Bahkan bagi orang awam agak sulit membedakan penyakit DBD dengan tipes karena gejalanya hampir sama yaitu sama-sama mengalami demam. Namun sebenarnya jika dipelajari lebih dalam lagi, penyakit DBD maupun tipes sangat berbeda. Bahkan gejala, penyebab maupun cara penanganannya juga tidaklah sama.

Lalu seperti apa perbedaan gejala penyakit DBD dan tipes? Yang terlebih dahulu yang harus anda ketahui adalah penyakit DBD disebabkan oleh gigitan nyamuk namun tipes atau tifoid disebabkan oleh bakteri yang ada di makanan. Seperti apakah gejala yang ditimbulkan dari penyakit DBD dan tipes? Mari diperhatikan penjelasannya.

Gejala DBD dan tipes sering sekali tidak dikenali oleh orang dan bahkan baru ketahuan ketika sudah diagnosis oleh dokter. Untuk gejala DBD dan tipes biasanya mereka akan mengalami demam. Untuk DBD, demam yang dirasakan bisa terjadi sepanjang hari sementara untuk tipes demam yang dialami itu adalah naik turun. Misalnya jika demam tinggi di pagi hari maka akan turun di malam hari. Dari segi demam yang dialami penderita, sudah jelas perbedaan gejalanya.

Gejala sakit perut juga dirasakan oleh penderita DBD maupun tipes. Bedanya jika tipes, gejala sakit perut yang dirasakan begitu terasa namun tidak sampai merasakan nyeri yang luar biasa. Namun DBD umumnya akan merasakan sakit perut pada ulu hati. Dengan kata lain sakit perut yang dirasakan sebenarnya bisa dibedakan.

Jika kita melihat kepada musim yang sedang terjadi di Indonesia, bisa dilihat bahwa sebenarnya penyakit DBD itu biasanya terjadi pada musim hujan. Mengapa? Karena saat musim hujan maka lingkungan akan lembab dan membuat nyamuk berkembang biak. Beda dengan tipes, penyakit ini muncul hanya ketika kita tidak bisa menjaga kebersihan serta pola makan yang baik.

Penyakit DBD dan tipes identik dengan munculnya bintik- bintik merah pada kulit. Bintik merah yang disebabkan oleh DBD terjadi akibat pendarahan sehingga ketika bintik tersebut ditekan tidak akan pudar. Ditambah umumnya terjadi mimisan. Sementara penderita tipes bintik merah yang timbul disebabkan oleh bakteri sehingga infeksi.

Dan gejala  yang paling jelas dari penyakit ini adalah rasa sakit atau nyeri yang terjadi. Seperti misalnya DBD, rasa nyeri yang dirasakan adalah pada sendi, otot bahkan di tulang. Sementara untuk yang tipes rasa sakit yang dirasakan adalah di pencernaan, seperti sakit perut atau diare.

Demikianlah beberapa gejala DBD dan tipes yang bisa dibedakan. Dan jika merasakan gejala-gejala tersebut segera hubungi dokter agar diberikan penanganan yang tepat dan tidak menyebabkan komplikasi maupun keadaan yang fatal.