Cerita Soffell

Mengenal Gejala Malaria pada Tubuh

Soffell - Malaria disebabkan oleh gigitan nyamuk. Adapun spesies nyamuk yang dapat menularkan penyakit ini adalah anopheles yang sudah terjangkit parasite plasmodium. Kasus malaria banyak terjadi di Kawasan Asia Tenggara dan Afrika. Malaria akan menyebar ke tubuh dan dapat menyebabkan kematian jika tidak ditangani dengan benar. Penyakit ini tidak akan menular secara langsung tetapi akan terjadi ketika ada kontak darah dengan orang yang mengidapnya. Untuk lebih mengetahui tentang penyakit malaria, maka kita harus mengenal gejala malaria pada tubuh.

 

Mengenal Gejala Malaria pada Tubuh dan Cara Mengatasinya


Menggigil

 

Orang yang telah terinfeksi penyakit malaria akan merasakan dingin pada tubuhnya bahkan hingga menggigil. Hal ini sebenarnya karena tubuh sedang berusaha mengenal virus yang masuk dan berusaha melawannya sehingga secara alami suhu tubuh akan meningkat dengan tinggi.

 

Adanya virus asing yang masuk akan membuat syaraf memicu otak untuk memberi sinyal ke tubuh berupa aktivitas getaran kecil seolah-olah sedang merasakan kedinginan. Jika mengalami menggigil tidak perlu panik, gunakan selimut yang tebal untuk meredakan rasa dingin yang menjalar di tubuh.

 

Demam

 

Gejala yang pasti timbul ketikan terkena malaria adalah demam tinggi pada tubuh. Hal ini biasanya terjadi sekitar 10 – 14 hari setelah parasite plasmodium berhasil memasuki tubuh melalui gigitan nyamuk. Jika mengalami demam tinggi, gunakan pakaian tipis saja agar tubuh dapat mudah menyesuaikan suhu dengan ruangan. Jangan kompres kening menggunakan air hangat, tetapi gunakan air biasa untuk tubuh agar lebih mudah menyesuaikan suhu. Selain itu perbanyak minum air putih agar tidak terjadi dehidrasi.

 

Sakit kepala

 

Malaria juga dapat menyebabkan sakit kepala yang hebat sebagai gejalanya. Hal ini terjadi karena malaria akan menghasilkan senyawa sitokin yang apabila masuk ke dalam tubuh membuat kepala akan terasa pusing.

 

Apabila mengalami pusing yang hebat seperti ini, kunci utamanya adalah jangan terlalu panik. Cukup istirahat dan berbaring dengan posisi kepala yang lebih rendah dari jantung agar oksigen lebih mudah mengalir ke otak. Jangan melakukan aktivitas terlebih dulu hingga sakit kepala mereda.

 

Tubuh akan mudah merasa Lelah

 

Malaria juga dapat menyebabkan sel darah merah mengalami penurunan produksi oleh tubuh sehingga dapat menyebabkan anemia. Jika malaria tidak ditangani dengan baik dan sampai terjadi penularan kepada ibu hamil juga anak-anak, maka mereka akan lebih rentan karena penyakit ini dapat menyebabkan kematian.

 

Anemia yang ditimbulkan biasanya akan menyebabkan badan terasa letih dan cenderung lesu. Oleh karena itu, konsumsi makanan yang berserat tinggi untuk membantu tubuh meregenerasi sel merah. Selain mengkonsumsi makanan berserat tinggi, dapat pula dibantu dengan obat penambah darah sesuai anjuran dokter.

 

Nyeri otot dan sendi

 

Menurut penelitian, parasite plasmodium dapat menyerang system kerangka manusia juga otot dan sendi. Akibat serangan parasite ini, kemungkinan besar menyebabkan badan si penderita penyakit malaria ini terasa nyeri dan pegal-pegal.

 

Hal tersebut memang biasa terjadi tidak hanya pada penyakit malaria saja. Penyakit lain akibat gigitan nyamuk kebanyakan juga akan menimbulkan gejala yang serupa. Seiring imun tubuh mengenali penyakit ini dan mampu melawannya maka tubuh akan berangsur membaik.

 

Mata kuning

 

Penyakit malaria yang kronis pada tubuh dapat menyebabkan turunnya fungsi hati sehingga mata akan berwarna kekuningan. Malaria juga dapat menyebabkan rasa mual pada orang yang terinfeksi.

 

Penyakit ini dapat dicegah dengan cara menjaga kebersihan lingkungan dan lebih waspada dengan gigitan nyamuk. Gunakan lotion anti nyamuk sebelum beraktivitas atau diwaktu yang dibutuhkan. Selain itu pastikan rumah dan lingkungan tempat tinggal bersih dan tidak menjadi sarang nyamuk.

 

Apabila memang anda merasakan gejala seperti di atas dan berlangsung hingga hampir dua minggu, sebaiknya segera mengunjungi dokter untuk pemeriksaan dan penanganan yang lebih baik. Selain itu, jangan lupa untuk selalu memakai Soffell lotion anti nyamuk agar terhindar dari gigitan nyamuk pembawa virus malaria.