Cerita Soffell

Fakta Unik Tentang Nyamuk

Soffell - Pancaroba merupakan musim yang sangat banyak orang was-was akan datangnya beberapa penyakit seperti flu dan demam. Selain itu, di musim pancaroba ini pertumbuhan nyamuk juga semakin meningkat. Gigitan nyamuk dapat membuat kulit menjadi merah dan gatal serta membawa penyakit yang sangat berbahya, seperti demam berdarah, zika, cikunguya dan lainnya.

Mungkin dari para pembaca, nyamuk merupakan hewan kecil yang sangat mudah untuk membunuhnya bila bertemu secara langsung. Selain sangat mengganggu dengan suara bisingnya, nyamuk juga sangat berbahaya bagi kesehatan. Namun, dibalik bahaya yang ditimbulkan oleh nyamuk, terdapat fakta unik yang jarang diketahui, yaitu :

Umur nyamuk sangat pendek

Nyamuk memiliki usia yang cukup pendek. Waktu hidup untuk seekor nyamuk yaitu sekitar 10 hingga 60 hari saja. Lama hidupnya tergantung dari beberapa faktor, di antaranya kondisi iklim, spesies, predator di lingkungan, bahkan jenis kelamin mempengaruhinya. Rata-rata nyamuk betina akan hidup lebih lama dibanding dengan nyamuk jantan.

 

Akan tetapi, meskipun kehidupan dari nyamuk-nyamuk tersebut sangat pendek, tetapi untuk siklus hidupnya sangat cepat. Hewan ini hanya membutuhkan waktu 8 hingga 10 hari saja untuk menjadi dewasa. Oleh sebab itu, cepatnya nyamuk berkembang biak akan menambah populasi dan semakin meresahkan warga.

 

Nyamuk betina saja yang berburu darah


Nyamuk merupakan hewan pemakan zat-zat manis yang ada di lingkungannya, baik itu nyamuk jantan maupun betina. Kebanyakan nyamuk jantan akan mencari nektar dari tumbuhan untuk dapat bertahan hidup. Sedangkan nyamuk betina akan mencari zat-zat manis lainnya yang mengandung protein tinggi seperti darah.

 

Kebutuhan protein tersebut merupakan senyawa yang sangat penting bagi hewan penghisap darah untuk menghasilkan telur-telur yang berkualitas. Mereka akan membutuhkan darah yang terdapat di dalam tubuh manusia maupun hewan sebanyak dua kali sehari.

 

Termasuk hewan purba


Nyamuk merupakan seekor hewan yang sudah hidup ratusan juta tahun yang lalu. Hal ini pernah dibuktikan kalau terapat sebuah penemuan fosil nyamuk dari jaman Triassic.

 

Sangat tergantung dengan air untuk kehidupannya


Untuk melakukan siklus kehidupan sempurna seekor hewan penghisap darah, pasti membutuhkan air. Serangga ini termasuk jenis hewan berfase aquatic yang mana hidup bermetamorfosisnya dalam air.

 

Akan tetapi, terdapat beberapa jenis spesies dari hewan penghisap darah ini berkembang biak dalam air dengan kondisi tertentu. Contoh saja nyamuk demam berdarah hanya bisa meletakkan telurnya dalam air yang bening dan tenang. Sedangkan nyamuk Anopheles membutuhkan air yang sangat keruh.

 

Lebih memilih berburu di tempat yang dekat dengan area perkembangbiakan


Nyamuk lebih suka berburu dengan tempat kelahirannya. Karena hewan ini tidak akan mampu terbang hingga 1 mil jauhnya hanya untuk menghisap darah seseorang dari habitatnya.

 

Tidak mempunyai gigi


Memang benar nyamuk tidak memiliki gigi layaknya vampir yang menghisap darah manusia. Akan tetapi, nyamuk memiliki sebuah belalai (proboscis) berbentuk tabung yang sangat runcing layaknya jarum. Belalai tersebut disuntikkan melalui kulit seseorang untuk memperoleh pasokan darah.

 

Memiliki kapasitas hisap darah


Setiap jenis atau spesies nyamuk memiliki kapasitas menampung darah yang berbeda-beda. Nyamuk tidak akan berhenti menghisap darah seseorang bila tubuhnya masih sanggup untuk menampungnya. Umumnya, nyamuk akan menghisap darah seseorang hingga 0,1 mililiter sekali minumnya.

 

Nyamuk lebih mudah mengenali targetnya


Nyamuk memiliki kemampuan untuk mengenali target yang akan dihisapnya. Kemampuan tersebut berasal dari enzim dopanim yang memberikan memori tentang bau atau aroma targetnya.

 

Bila target yang pernah disinggahi dan bersifat defensif, maka nyamuk tidak akan datang menghampirinya lagi dan mencari target lainnya. Begitu pula sebaliknya, bila manusia tersebut diam saja saat digigit, maka nyamuk tersebut akan sering hinggap ke tubuh orang tersebut.

 

Itulah beberapa fakta unik tentang nyamuk yang dapat Anda ketahui. Sangat dianjurkan untuk menjaga kebersihan rumah agar populasi nyamuk berkurang. Untuk melindungi keluarga dari serangan nyamuk, selalu gunakan Soffell lotion anti nyamuk.

 

Soffell memiliki aroma harum yang tidak disukai nyamuk seperti bengkoang, kulit jeruk dan geranium sehingga mampu melindungi kulit dari gigitan nyamuk.